BUPATI DAN WAKIL BUPATI SIKKA

Bupati Sikka Drs. Yoseph Ansar Rera dan Wakil Bupati Sikka Drs. Paolus Nong Susar, Periode 2013-2018.

LOKASI RELOKASI

Bupati Sikka Drs. Yoseph Ansar Rera tampak bersantai diperumahan relokasi pengungsi GA Rokatenda di Koja Gete, Pulau Besar.

DIATAS KAPAL NELAYAN

Bupati Sikka Drs. Yoseph Ansar Rera dan Wakil Bupati Sikka saat berada diatas kapal nelayan.

AMBIL SUMPAH KEPALA DESA GELITING

Bupati Sikka Drs. Yoseph Ansar Rera saat mengambil sumpah Kepala Desa Geliting.

TATAP MUKA

Sekretaris Daerah Kab. Sikka dr. Valent Sili Tupen MKM saat tatapmuka dengan masyarakat di Waiblama.

PENDIDIKAN KARAKTER ANAK

Bupati Sikka Drs. Yosep Ansar Rera saat peluncuran buku Pendidikan Karakter Anak di Pante Koka.

PELATIHAN WIRAUSAHA

Wakil Bupati Sikka Drs. Paolus Nong Susar foto bersama sebagian peserta pelatihan wirausaha (berpakian adat Krowe).

PERESMIAN SEKBER WAIBLAMA

Sekretaris Daerah Kabupaten Sikka dr. Valent Sili Tupen MKM saat meresmikan Sekretaris Bersama (SEKBER) Kecamatan Waiblama.

PULAU PANGABATANG

Pulau Pangabatang, salah satu pulau di Kabupaten Sikka yang kini jadi sasaran kunjungan wisatawan.

SUNRISE

Sunrise atau matahari terbit diambil dari Pelabuhan Laurenz Say Maumere.

Tampilkan postingan dengan label DINAS KELAUTAN DAN PERIKANAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label DINAS KELAUTAN DAN PERIKANAN. Tampilkan semua postingan

Selasa, 23 Juni 2015

Pertamax Hadir Di Sikka

MAUMERE GS,-. PT. Pertamina (Persero) secara resmi meluncurkan pertamax untuk pertama kalinya di wilayah Flores NTT, peluncuran pertamax ini dilakukan untuk memenuhi permintaan masyarakat terkait ketersediaan BBM non Subsidi.
Launching Pertamax dilakukan oleh Bupati Sikka Drs. Yoseph Ansar Rera dan Marketing Branch Manager NTT Pertamina Hardiyanto Tato di APMS 5B.861.01 pada Senin (15/6/2015). APMS 5B.861.01 yang berlokasi di jalan Lingkar Luar, Kelurahan Nangalimang, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka merupakan lembaga penyalur pertama di Flores yang menjual Pertamax.
Bupati Sikka Drs Yoseph Ansar Rera dalam arahannya memberikan Apresiasi yang tinggi kepada Pertamina atas masuk Pertamax di wilayah Kabupaten Sikka.
“ Pertamax hadir di Kabupaten Sikka untuk membantu masyarakat dalam memenuhi Kebutuhan  bahan Bakar yakni Pertamax sehingga kita pengguna wajib menyesuaikan dengan kondisi Kendaraan kita,”kata Ansar  
Ansar juga menegaskan kepada pengelola SPBU agar selalu siap dalam mengelolanya demi kelancaran Transportasi baik barang maupun jasa di Kabupaten Sikka
“ Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Sikka  memberikan apresiasi yang tinggi dan mendukung Pertamina karena dengan adanya Pertamax ini dapat memperlancar arus transportasi baik dalam memobilisasi Masyarakat dan juga hsil pertanian lainya “ ungkap Ansar
Selain Maumere, Pertamax akan segera hadir di 2 SPBU di Ende (SPBU 54.863.01 Gatsu dan SPBU 54.863.03 Yohanes). 1 SPBU di Bajawa (SPBU 54.864.01 Pelangi), 2 SPBU di Ruteng Manggarai (SPBU54.865.03 Carep dan SPBU 54.865.09 Mena) serta 1 APMS Keekonomian di Labuan Bajo, sehingga total lembaga penyalur yang menyediakan Pertamax di Flores dalam waktu dekat berjumlah 9 lokasi.
Sedangkan di SPBU yang belum menyediakan Pertamax dalam bentuk curah (bulk), Pertamina akan menyediakan pertamax dalam bentuk kemasan 5 liter “ hal ini kami lakukan untuk menjamin ketersediaan pertamax di Pulau Flores sehingga kami harapkan masyarakat Flores tidak kesulitan mendapatkan Pertamax, “ ujar Haryanto Tato.
Namun saat ini telah ada sejumlah lembaga penyalur lain yang juga menyediakan pertamax di Maumere yaitu SPBU 54.861.02 Bolawolon dan SPBU 54.861.01 Rovin Jaya.
Pasokan Pertamax untuk wilayah Flores dipasok dari Terminal BBM Maumere yang telah menyediakan 1 tangki Pertamax dengan kapasitas 1.200 KL, dan 1 mobil tangki khusus untuk mengangkut Pertamax berkapasitas 16 KL, Mobil tangki ini akan digunakan untuk mengirim Pertamax ke seluruh Flores mulai dari Lembata sampai dengan Labuan Bajo.
“ Seiring dengan peningkatan permintaan masyarakat, kami berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan kepada konsumen Pertamax, salah satunya dengan terus mengembangkan Jaringan SPBU yang dapat melayani pembelian salah satu produk BBM unggulan Pertamina tersebut. Kami akan memperluas jaringan ke seluruh Flores karena permintaan yang terus meningkat,” tambah Hardiyanto Tato
Harga Pertamax di NTT per 1 Juni 2015 dibandrol sebesar Rp. 11.300/liter
Perbedaan manfaat penggunaan Pertamax bias dirasakan oleh pengguna kendaraan bermotor, selain memiliki angka oktan 92 yang membuat mesin lebih bertenaga, Pertamax Juga memiliki teknologi yang mampu membersihkan dan melindungi mesin dari karat sehingga kendaraan menjadi lebih irit dan lebih bersih.

Hadir dalam kesempatan itu Wakil Bupati Sikka Drs. Paolius Nong Susar, para Camat, para Pimpinan SKPD, Komunitas Moge dan undangan lainnya (jonathan)   

Kamis, 22 Januari 2015

DELAPAN JENIS IKAN TERINDIKASI BERFORMALIN

Tembang, salah satu jenis ikan yang mengandung formalin.
Maumere, GS.- Ada delapan jenis ikan yang samplenya setelah dites dinyatakan mengandung formalin. Antara lain tembang, tongkol, layang, ekor kuning, cakalang, tuna, loin dan ikan batu. Ikan – ikan ini berasal dari Larantuka Kabupaten Flores Timur.

Hingga Rabu (21/01/2015) malam, ada 10 pemilik ikan dengan total muatan lebih dari 200 box ikan. Kasus formalin ini cukup mengejutkan Pemerintah dan Masyarakat Kabupaten Sikka.

Wakil Bupati Sikka Drs. Paolus Nong Susar yang ditemui di Kantor Bupati Sikka, Jl. El Tari Maumere, Kamis (22/01/2015) pagi, mengatakan Pemerintah Kabupaten Sikka akan mengirimkan sample ikan ke BPOM Kupang untuk diuji ulang. Ini dilakukan sebagai bahan pembanding dengan hasil tes yang dilakukan Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka.

“untuk membenarkan ikan yang kita sita dan setelah diuji ternyata postif mengandung formalin. Saya telah menyampaikan kepada Dinas Kesehatan dan Dinas Kelautan untuk segera melakukan tes ulang ikan yang ada ke BPOM Kupang.” jelas Nong Susar.


Hal ini juga untuk menjawabi keraguan pemilik ikan akan hasil tes yang dilakukan Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka. Sehingga perlu dilakukan uji ulang. Tim terpadu kita sangat yakin bahwa ikan yang telah mereka tes benar – benar berformalin. Dan pemerintah juga telah mengeluarkan instruksi kepada warga masyarakat untuk mewaspadai pangan berformalin. (djo)

SAMPLE IKAN AKAN DIUJI BPOM KUPANG

Hasil tes ikan berformalin.
Maumere, GS.- Pemerintah Kabupaten Sikka akan mengirimkan sample ikan ke BPOM Kupang untuk diuji ulang. Ini dilakukan sebagai bahan pembanding dengan hasil tes yang dilakukan Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka.

Demikian hal ini sampaikan Wakil Bupati Sikka Drs. Paolus Nong Susar di Kantor Bupati Sikka, Jl. El Tari Maumere, Kamis (22/01/2015) pagi.

“untuk membenarkan ikan yang kita sita dan setelah diuji ternyata postif mengandung formalin. Saya telah menyampaikan kepada Dinas Kesehatan dan Dinas Kelautan untuk segera melakukan tes ulang ikan yang ada ke BPOM Kupang.” jelas Nong Susar.

Hal ini juga untuk menjawabi keraguan pemilik ikan akan hasil tes yang dilakukan Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka. Sehingga perlu dilakukan uji ulang. Tim terpadu kita sangat yakin bahwa ikan yang telah mereka tes benar – benar berformalin.

Pada kesempatan tersebut, Nong Susar juga menyampaikan apresiasi kepada para pemilik ikan yang dengan kesadarannya dan niat baik mau mendatangi Posko Tim Pengawasan Mutu dan Keamanan Pangan Segar di Kantor SAT POL PP Sikka.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka, Petrus Herlemus, mengatakan bahwa sudah saatnya Pemerintah perlu mengadakan Laboratorium Mobile. Ini untuk mempermudah pengecekan pangan dan makanan lain yang diduga berformalin.

“dengan adanya laboratorium mobile, akan mempermuda kerja tim dalam melakukan uji kesehatan makanan dipintu masuk Kabupaten Sikka dan di kecamatan kecamatan yang membutuhkan uji kesehatan makanan” ungkap Herlemus.

Ikan – ikan yang disita dan mengandung kadar formalin akan segera di musnahkan. Dan pemerintah juga telah mengeluarkan instruksi kepada warga masyarakat untuk mewaspadai pangan berformalin. (djo)

Rabu, 21 Januari 2015

POL PP AMANKAN IKAN BERFORMALIN

Menunjukan hasil tes di TPI Maumere.-
Maumere, GS.- Pemerintah Kabupaten Sikka tampaknya serius menangani masalah formalin di Sikka. sepanjang Selasa (20/01/2015) kemarin Tim Pengendali Pangan Pemda Sikka yang terdiri dari Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Kesehatan, Badan Ketahanan Pangan, Sat Pol PP. Dinas Perindustrian Perdagangan dan Bagian Ekonomi melakukan razia dan tes kadar formalin. Berikut krologis razia ikan berformalin :

Pukul 06.00 WITA
Dilakukan razia di TPI Maumere dan ditemukan 4 box ikan tembang asal PPI Amagarapati Larantuka Kabupaten Flores Timur positif mengandung formalin dengan kadar 1,0 PPM. Menurut pengemudi, Muhammad Uran, ada 24 box yang ia muat. Ikan – ikan ini milik Mat Kelen di Larantuka. Di Maumere siap dijual Andreas Ande dan Buang. Dari 24 box, 4 box berhasil disita sementara 20 box lainnya telah terjual. Antara lain ke pengecer di Pasar Alok Maumere dan sejumlah pengecer yang menggunakan kendaraan roda dua ke pedesaan.

Pukul 09.00 Wita
Razia dilanjutkan di Pasar Alok Maumere dan menyita 7 box ikan tembang positif formalin. Beberapa box isinya terlah berkurang karena telah terbeli. Ikan yang disita ini masih merupakan milik Mat Kelen, yang disita di PPI Maumere. Ini dikenali dari box yang ada tulisan BSR.

Pukul 15.00 WITA
Berkat informasi warga, satu pick up bermuatan 32 box ikan dari Larantuka di kejar dan diarahkan menuju Kantor SAT POL PP Sikka untuk dilakukan tes. Ikan jenis tongkol 7 box dan layang 25 box. setelah di cek semuanya positif mengandung formalin. Dengar kadar 1,5 PPM.
Ikan ini milik Hendrik di Nangalimang, yang dibeli dari Mama Laras di Larantuka Kabupaten Flores Timur.

Pukul 18.30 WITA
Sebuah pick up memuat 8 box ikan bewuan / ekor kuning, ikan asal Nangahale ini pun setelah dicek positif formalin. Dugaan formalin berasal dari media / box ikan. Karena kadar formalinnya kurang dari 0,5 PPM. Ikan ini dibeli Ferianus Yan di Nangahale, ikan – ikan ini berasal dari Pulau Permaan Kabupaten Sikka.

Hingga malam jam 21.30 WITA, total keseluruhan ikan yang disita 51 box. Mobil beserta muatan kemudian diaman SAT POL PP Sikka. djo)

Jumat, 16 Januari 2015

ANSAR MUSNAKAN IKAN BERFORMALIN

Maumere, GS.- Ikan jenis Tembang yang mendung formalin milik PT Shitaratian, Jumad (16/01/2015), dimusnakan dengan cara dibakar. Pemusnahan dipimpin Bupati Sikka Drs. Yoseph Ansar Rera, di Tempat Pembuangan Akhir(TPA) Wairii, Waturia.

Pemusnahan ikan berformalin ini juga disaksikan Wakil Bupati Sikka Drs. Paolus Nong Susar, Asisten II Setda Sikka Mauritsius da Cunda, Pihak LANAL Maumere, Pihak POLRES Sikka serta dinas terkait lainnya dan diliput Media Massa.

Ansar Rera saat dikonfirmasi mengatakan pemusnahan ikan berformalin ini dilakukan sesuai mekanisme dan tahapan, setelah mendapat rekomendasi dari BPOM Kupang bahwa pemusnahan ikan berformalin hanya boleh dilakukan dengan cara dibakar dan debunya dikarungkan dan dikubur. Sebab, formalin mempunyai sifat tidak mudah terurai dan mengandung zat kimia yang berbahaya bagi lingkungan dan makhluk hidup.

“penundaan pemusnahan ikan berformalin milik PT.Shitaratian ini karena kita harus berkonsultasi ke BPOM Kupang perihal cara terbaik pemusnahan ikan” jelas Ansar Rera.

Kedepan Pemerintah berencana akan meningkatkan pengawasan terhadap keluar masuk ikan ke Kabupaten Sikka, salah satunya adalah dengan membangun pos pemeriksaan di pintu masuk wilayah Kabupaten Sikka. Dan Pihak Dinas Kelautan dan Perikanan kedepan harus memiliki laboratorium pemeriksaan ikan. Sehingga ikan yang akan diedarkan benar – benar bebas bakteri dan formlin.

Sementara itu, Direktur PT Shitaratian, Shinta Fakih, menjelaskan bahwa jumlah ikan berformalin yang ada sebenarnya adalah 10 ton lebih, bukan 20 ton sebagaimana diberitakan media selama ini.

“ikan yang ada pada awalnya ada 25 ton, 15 ton telah dikirim ke Surabaya namun setelah mendapat klaim dari Surabaya bahwa ikan tembang yang saya kirim mengandung formalin. Atas informasi ini saya langsung melapor ke dinas perikanan untuk dicek sisa ikan 10 ton yang ada. Dan setelah berkoordinasi dengan dinas kesehatan, ternyata benar ikan yang saya simpan positif mengandung formalin” jelas Shinta.

Menghadapi masalah ini, Shinta oleh Pemda Sikka diminta untuk segera memusnakan 10 ton ikan berformalin dan pihaknya dengan niat baik menyetujui dan siap menanggung beban biaya untuk memusnahkan ikan berformalin yang ada.

Shinta juga menambahkan bahwa perusahan yang memiliki ikan berformalin adalah PT Shitaratian, bukan Ratu Shin sebagaimana diberitakan. Ratu Shin adalah nama sebuah restaurant.


Seperti yang disaksikan, proses pemusnahan ikan dilakukan dengan cara dibakar menggunakan bahan bakar minyak tanah. Adapun ikan yang dimusnakan PT Shitaratian adalah jenis ikan tembang, yang mana akan diproduksi sebagai ikan kaleng, sarden. (djo/lorenz)

Jumat, 02 Januari 2015

BUPATI ANSAR LAUNCHING COREMAP-CTI

Lela, SATU SIKKA– Bupati Sikka Drs. Yoseph Ansar Rera, Senin (29/12/2014) melaunching Program Coremap-CTI ( Coral Triangle Initiative ) Tingkat Kabupaten Sikka tahun 2014. Kegiatan Launching Coremap CTI diselenggaraakan di halaman kantor Kecamatan Lela.

Turut hadir pada acara launching Coremap-CTI, Ketua DPRD Kabupaten Sikka Rafael Raga, SP, Dandim 1603 Sikka Letkol. Art. Sattya Wardana, SE, Danlanal Maumere Letkol. (P) Carmadi, Wakapolres Sikka, Rektor Universitas Nusa Nipa, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sikka Drs. Lukman, MSI, Camat Lela Manyela da Cunha, S.Sos, dan Undangan serta para penerima bantuan perikanan kelautan. 

Ansar Rera dalam sambutan menatakan program Coremap CTI merupakan salah satu upaya nyata dari pemerintah untuk menjaga dan melestarikan sumber daya laut dan meningkatkan kesejeteraan masyarakat.

Program ini bertujuan untuk mengelola sumber daya terumbuh karang, ekosistim terkait dengan keanekaragaman hayati secara berkelanjutan dan melibatkan masyarakat.


Diakhir sambutan mantan Wakil Bupati Sikka dan juga mantan Sekda Ende mengajak seluruh masyarakat teristimewa para nelayan dan dan mitra kerja sector kelautan perikanan untuk secara bersama-sama menjaga dan melestarikah seluruh ekosistim, hindari penangkapan secara illegal dan memanfaatkan potensi laut dan perikanan secara benar. (lorenz)

Rabu, 31 Desember 2014

JAGA TERUMBU KARANG UNTUK ANAK CUCU

Carmadi saat memberikan arahan di Reroroja
Magepanda, SATU SIKKA, Terumbu karang adalah kepunyaan anak cucu, kita hanya dititipkan untuk menjaga dan melestarikan buat mereka. Jika kita merusaknya, apa yang nantinya akan mereka nikmati.

Demikian hal ini disampaikan Komandan LANAL Sikka, Carmadi, dalam arahannya ketika menghadiri Rapat Paripurna Instimewa Badan Permusyawaratan Desa Reroroja Dalam Rangka Pengambilan Sumpah, Pelantikan dan Serah Terima Jabatan Kepala Desa Reroroja Kecamatan Magepanda Periode 2014 – 2020.

Kepada seluruh masyarakat Kebupaten Sikk, khususnya Desa Reroroja yang sebagian masyarakatnya adalah petani, Carmadi mengingatkan agar menangkap ikan dengan cara yang tidak dilarang. 

“menangkap ikan jangan menggunaan bom dan zat kimia, ini akan menyebabkan terumbu karang rusak. Gunakan dengan cara yang ramah lingkungan, sehingga ketersediaan ikan selalu ada” jelas Carmadi. (djo)

Sabtu, 22 November 2014

DISANGKA IKAN, PENYELAM DI BOM

Utara Ndete, Desa Reroroja, Magepanda
Magepanda, GS.- Penangkapan ikan menggunakan bom tidak saja berdampak pada rusaknya terumbu karang sebagai rumah ikan. Namun juga akan berdampak pada sektor  pariwisata. Yang ditakutkan adalah saat melakukan penyelaman, wisatawan disangka ikan lalu di bom. Jika ini terjadi akan menurunkan jumlah kunjungan wisatawan ke Kabupaten Sikka. Untuk itu, penangkapan ikan menggunakan bom supaya dihentikan.

Demikian penegasan ini disampaikan Bupati Sikka Drs. Yoseph Ansar Rera pada Peringatan Hari Ikan Nasional (HARKAN NAS) Pertama di Ndete, Desa Reroroja Kecamatan Magepanda. Jumad (21/11/2014).

Terumbuh karang juga menjadi bagian dari potensi sumber daya alam bawah laut yang memiliki keindahan yang harus kita jaga dan lestarikan sebagai objek wisata. Selain menawarkan keindahan, terumbuh karang juga menjadi rumah (sarang) bagi biota laut.

“dengan tidak merusak terumbu karang, kita sudah mengambil bagian dalam melestarikan sumber daya alam dilaut. Sehingga ketersediaan ikan sebagai sumber protein bagi kita tetap tersedia” jelas Ansar Rera.

Melalui peringatan HARKAN NAS Tahun 2014 dengan tema Ikan Sebagai Sumber Ketahanan Pangan dan Gizi Nasional, diharapkan dapat meningkatkan sekaligus membangun kesadaran nasional tentang peran penting sektor kelautan dan perikanan dalam pembangunan Indonesia secara menyeluruh baik aspek ekonomi, politik, sosial budaya, pangan, pelestarian lingkungan serta sumber daya manusia indonesia. Oleh karena itu dukungan dari seluruh komponen masyarakat sangat diperlukan dalam rangka mewujudnyatakan hal tersebut.

Ikan merupakan salah satu sumber pangan dan bahan baku produk non konsumsi. Pentingnya peran perikanan bagi pembangunan sumber daya manusia dan ekonomi Indonesia yang menyeluruh serta mewwujudkan kedaulatan pangan.

Selain itu, sektor kelautan perikanan juga memegang peranan penting antara lain dalam penyediaan sumber protein untuk pemenuhan gizi masyarakat yang pada akhirnya menghasilkan sumber daya manusia berkualitas.

Pada kesempatan tersebut Pemerintah Kabupaten Sikka juga memberikan bantuan alat tangkap kepada kelompok nelayan dan secara simbolis dilakukan penyebaran Rumpon Bailo di Perairan Laut Utara Ndete, Desa Rero Roja Kecamatan Magepanda oleh Bupati Sikka dan Wakil Bupati Sikka Drs. Paolus Nong Susar.


Turut hadir pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati SikkaDrs. Paolus Nong Susar, Jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Sikka, Pimpinan SKPD yang hadir Dinas Koperas dan UMKM Kabupaten Sikka Reineldis Padji, Dinas Kehutanan Kabupaten Sikka Daeng Bakir dan Badan Ketahanan Pangan Kabupaten Sikka Marta Huberta Pega. Para Camat dan Kepala Desa se Kecamatana Magepanda serta para nelayan dan masyarakat Magepanda. (djo)

Jumat, 21 November 2014

ASRAN DAN FAUSTINA KAGUMI LAUT LEWAT PUISI

Muhammad Asran
 Muhammad Asran, siswa SD Inpres Mageloo Desa ReorojaKecamatan Magepanda, menyampaikan rasa kagumnya pada laut dan sumber daya alam yang ada melalui sebuah puisi.

Pusi berjudul, INDAHNYA LAUTKU, dibawakan Asran dihadapan Bupati Sikka Drs. Yoseph Ansar Rera dan Wakil Bupati Sikka Drs. Paolus Nong Susar  beserta Jajaran FORKOMPIMDA Sikka, Pimpinan SKPD dan undangan lain pada Acara Peringatan Hari Ikan Nasional (HARKAN NAS) Pertama di Ndete, Reroroja.


Berikut puisi karya Ibu Agnetha Sika, S.Pd. yang dibawakan Asran ;


Sungguh luas kenampakanmu
Sungguh indah pemandanganmu
Warnamu yang biru mempesona
Membuat semua kagum padamu
Dengan hasil ikanmu yang banyak
Memberikan protein yang tinggi

Lautku…………………………
Bila menghampirimu
Ingin rasanya mengambil segala milikmu
Membakar…..dan melalap dagingmu…….
Aromamu harum bila dibakar
Menambah solera makanku………..

Lautku………………………..
Terima kasih kami ucapkan
Atas semua hasil yang kami nikmati
Syukur pada-Mu ya Tuhan
Telah memberikan laut dan isinya
Yang kaya dan bergisi
Tuk hidup kami.


Faustina Mbagho
Selain Asran, sebuah puisi yang cukup menyentuh juga dibawakan Faustina Mbagho, Siswi Kelas VI SD Inpres Rero Roja. Teman sekolah Asran.


Berikut puisi JERITAN DO’A SIUMBU yang dibawakan Faustina.

Menengadah pasrah diserampang lautan
Menghambakan napas disela angkara nafsuh nan serakah
Menenteng hasrat ratusan juta umat…….
Apa yang engkau Ku ALAMI?
‘Mengerang sendiri”
Jiwa direnggut oleh oleh dentuman maha dasyart!
Aku terlontar….terburai…..lalu mati
“Meronta sepi”
Nyawa di pupus oleh biusan syair kematian!
Aku memutih tak berdaya lalu punah….
“Meregang kesakitan
Bola baja mengobrak abrik rumahku….!
Sesaat itu pula aku tertelan bumi….
YA ALLAH……

ADILKAH nasib badan butiran mimpi??
NISTAKAH hamba yang teringin gembira??
MUJARABKAH DOA hamba tuk KEJUTKAN Jiwa umat???
YA ALLAH………..

Tak KUASA menahan nestapa SEMESTA…
Membuat air BETINA, Bulan BINTANG
Tak mampu membendung haru birunya umat???
YA ALLAH…….!!!
Sayap-sayap kearifan telah tergadai
Pada LAUTAN TAK BERPENGHUNI…
HINGGA pisau-pisau SERAKAH bisa tertawa….
DIANTARA..rengekan si anak yang berhasrat…
‘ MENDULANG ISI LAUT……****

Usai mendengarkan puisi Asran dan Faustina, Ansar Rera langsung tampil berdiri dan menyampaikan apresiasi buat Asran. Sebagai anak nelayan,  Asran pastinya tahu persis bagaimana nikmatnya ikan segar.

“apa yang disampaikan Asaran lewat puisi adalah benar. Bahwa ikan merupakan makanan yang mengandung protein sangat bagus bagi anak – anak dalam meningkatkan kecerdasan” jelas Ansar.


Melalui puisi, Asaran juga Faustina,  mengajak kita semua untuk membiasakan diri masuk laut, mengambil apa yang ada untuk dimanfaatkan secara ekonomi, dinikmati, seraya tetap menjaga kelestarian biota laut yang ada. (lorenz)

Senin, 03 November 2014

TERUS DITINGKATKAN PENGOLAHAN SDA DILAUT

Maumere, Satu Sikka –  Dengan wilayah perairan laut yang luas baik di pantai utara maupun pantai selatan hasil penangkapan oleh para nelayan selama ini belum dilakukakan secara maksimal. Oleh karena itu kita perlu bertekad supaya sektor perikanan kelautan untuk  terus kita tingkatkan baik dari segi penangkapan maupun dari segi budidaya.
Hal ini di sampaikan Bupati Sikka Drs. Yoseph Ansar Rera yang didampingi Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Sikka Drs. Lukman, MSi, Sekjen Asosiasi Perikanan Pole and Line dan handline Indonesia Agus A. Budiman, Indonesia Manager IPNLF Andrew Harves dan Danlanal Maumere Letkol.Laut Carmadi saat membuka  Diskusi Publik mengenai Peranan Penting Jenis Umpan Hidup Dalam Menunjang Peningkatan Produksi dan Produktifitas Perikanan Tangkap. Kegiatan Diskusi Publik bertempat di Aula Shita Rantia Kelurahan Wuring Kecamatan Alok Barat, Rabu (29/10/2014)
Hal ini dimaksudkan agar sektor perikanan dan kelautan dapat memberi daya dorong yang lebih besar kepada kemajuan pembangunan daerah dan yang paling penting peningkatan kesejeteraan masyarakat pada umumnya” Tambah Ansar Rera.
Peserta diskusi publik terdiri dari Dinas Kelautan dan Perikanan Propinsi NTT, Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sikka, TNI Angkatan Laut, Kepolisian, Syabandar, Pimpinan SKPD, Nelayan Bagan, HNSI, dan unsur masyarakat lainnya.  
Pada kesempatan yang sama Kabid Perikanan Tangkap dan pengawasan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sikka Ir. Angelinus Vincetius, MSi. Menjelaskan bidang perikanan tangkap masih merupakan andalan dari sektor perikanan  dan kelautan. Karena memang karateristik wilayah Kabupaten Sikka sekitar 70 % merupakan wilayah perairan laut dengan segala sumber daya alam yang belum dikelola secara optimal dimanfaatkan. Potensi perikanan tangkap kusus jenis ikan tuna, cakalang dan tongkol diharapkan terus dapat meningkat. Namun kondisi real yang ditemui dilapangan adalah produksi produksi perikanan  jenis ikan tuna, cakalng dan tongkol saat ini mulai menurun.
Menurut Angelinus hal ini terutama di seabkan karena berkurangnya suplay umpan hidup, dari jenis ikan teri, tembang, layang dan lain-lainnya. Untk menjawab hal tersebut diatas sangat diperlukan keterlibatan dan peran serta masyarakat kelautan untuk bisa memberikan alternative solusi sehingga tersedianya umpan hidup dapat dijamin selalu ada kapan saja di butuhkan.(lorenz )


JADWAL KEGIATAN BUPATI DAN WAKIL BUPATI SIKKA : * Selasa (26 Januari 2016). Rapat Paripurna di Aula DPRD Kabupaten Sikka. Jam 09.00 WITA.** Rabu (27 Januari 2016) Hadiri Acara Pembukaan Lamun di Patisomba. Jam 09.00 WITA. .-jadwal sewaktu - waktu bisa berubah. Terima Kasih.