BUPATI DAN WAKIL BUPATI SIKKA

Bupati Sikka Drs. Yoseph Ansar Rera dan Wakil Bupati Sikka Drs. Paolus Nong Susar, Periode 2013-2018.

LOKASI RELOKASI

Bupati Sikka Drs. Yoseph Ansar Rera tampak bersantai diperumahan relokasi pengungsi GA Rokatenda di Koja Gete, Pulau Besar.

DIATAS KAPAL NELAYAN

Bupati Sikka Drs. Yoseph Ansar Rera dan Wakil Bupati Sikka saat berada diatas kapal nelayan.

AMBIL SUMPAH KEPALA DESA GELITING

Bupati Sikka Drs. Yoseph Ansar Rera saat mengambil sumpah Kepala Desa Geliting.

TATAP MUKA

Sekretaris Daerah Kab. Sikka dr. Valent Sili Tupen MKM saat tatapmuka dengan masyarakat di Waiblama.

PENDIDIKAN KARAKTER ANAK

Bupati Sikka Drs. Yosep Ansar Rera saat peluncuran buku Pendidikan Karakter Anak di Pante Koka.

PELATIHAN WIRAUSAHA

Wakil Bupati Sikka Drs. Paolus Nong Susar foto bersama sebagian peserta pelatihan wirausaha (berpakian adat Krowe).

PERESMIAN SEKBER WAIBLAMA

Sekretaris Daerah Kabupaten Sikka dr. Valent Sili Tupen MKM saat meresmikan Sekretaris Bersama (SEKBER) Kecamatan Waiblama.

PULAU PANGABATANG

Pulau Pangabatang, salah satu pulau di Kabupaten Sikka yang kini jadi sasaran kunjungan wisatawan.

SUNRISE

Sunrise atau matahari terbit diambil dari Pelabuhan Laurenz Say Maumere.

Tampilkan postingan dengan label SEKERTARIAT DEWAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SEKERTARIAT DEWAN. Tampilkan semua postingan

Rabu, 31 Desember 2014

KETUA DPRD SIKKA INGATKAN PEMERINTAH SOAL KONTRAKTOR

Rafael Raga, SP.saat memberikan sambutan
Kewapante, SATU SIKKA.- Ketua DPRD Kabupaten Sikka, Rafael Raga SP, mengingatkan pemerintah untuk memblacklist kontrakator – kontraktor yang punya catatan buruk selama mengerjakan proyek yang dipercayakan kepada mereka.

Demikian ini dikemukakan Raga dalam sambutannya usai Rapat Paripurna Istimewa Badan Permusyawaratan  Desa Geliting Dalam Rangka Pengambilan Sumpah, Pelantikan dan Serah Terima Jabatan Kepala Desa Geliting Kecamatan Kewapante Masa Bhakti Periode 2014 – 2020, Rabu (31/12/2014) pagi.

“kontraktor yang yang punya catatan buruk supaya tidak diberi pekerjaan minimal selama dua tahun. Hal ini sebagai bentuk peringatan bagi kontrraktor tersebut dan yang lain supaya berbenah diri dan memaksimalkan pekerjaannya sehingga mutu pekerjaan pun menjadi bagus” tegas Raga.

Kontraktor dengan hasil kerja buruk dan tidak bisa diberikan pekerjaan lagi, sebab dari pengalaman banyak hasil kerja tidak bertahan hingga satu atau dua tahun, sudah rusak.

Sementara kontraktor yang dinilai baik supaya diberi sertivikat oleh Pemerintah. Sebagai bentuk motivasi dan dorongan bagi kontraktor untuk dapat bekerja dengan baik. Dengan demikian akan tercipta persaingan mutu dan kwalitas pekerjaan.

Raga juga menegaskan agar kedepan dilakukan pelelangan dan pengumuman hasil pelelangan secara terbuka, yang dilakukan di gedung. Juga perlu dilakukan evaluasi dengan perihal hasil kerja sekaligus memberi peringatan.


Hadir pada kesempatan tersebut, Bupati Sikka Drs. Yoseph Ansar Rera, Wakil Bupati Sikka Drs. Paolus Nong Susar, Pimpinan SKPD dan Undangan serta masyarakat Desa Geliting.(djo)

Jumat, 19 Desember 2014

BUKU SELAYANG PANDANG, PERSEMBAHAN UNTUK SIKKA

Gedung DPRD Sikka (google)
Maumere, SATU SIKKA.- DPRD Kabupaten Sikka bertempat di Ruang Sidang Utama Dewan setempat, Senin (15/12) meluncurkan buku berjudul “Selayang Pandang Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Sikka Dari Periode ke Periode,1959-2014” yang ditulis E.P da Gomez dan Vicky da Gomez.
                Ketua Tim Penulis E.P da Gomez dalam sambutannya yang dibacakan Vicky da Gomez antara lain menjelaskan sejarah penulisan buku yang dimulai sejak September 2014.  Buku setebal 326 halaman ini adalah sebuah revisi untuk memperbaiki buku terbitan sebelumnya yang berjudul ‘Pentas Demokrasi di Panggung Kula Babong’.
“Buku ini melengkapi  berbagai hal yang belum disinggung dari buku sebelumnya.Kami juga merombak format dan sistematika penulisan, sekaligus memberikan informasi terhadap karya dan kinerja DPRD Sikka periode 2009-2014 yang sungguh tidak lengkap dan utuh, karena sistem dokumentasi dan pengarsipan Sekretariat DPRD Sikka yang kurang profesional,” katanya.
Ketua DPRD Sikka Rafael Raga dalam sambutannya antara lain menggarisbawahi bahwa buku yang ditulis Mantan Wakil Ketua DPRD Sikka dan putranya Vicky da Gomez ini  mengingatkan kembali akan berbagai cita-cita dan perjuangan para legislator yang pernah dipercaya mengemban amanah rakyat, khususnya dalam memperjuangkan demokrasi, keadilan, kepentingan dan kesejahteraan  masyarakat Niang Sikka.
“Buku ini juga sekaligus menjadi sumber inspirasi yang dapat membangkitkan spirit para pembaca untuk terus memperjuangkan  nilai-nilai kehidupan bersama yang terancam punah oleh derasnya arus globalisasi kepentingan  politik pragmatis,” kata Rafael.
                Rafael Raga pada kesempatan ini menyampaikan terima kasih kepada penulis, dan Pater Otto Gusti SVD yang telah membuat kata pengantar buku ini. “Saya atas nama pimpinan DPRD dan rakyat Sikka menyampaikan terima kasih kepada para penulis,” kata Rafael.
                        Wakil Bupati Sikka Paolus Nong Susar dalam sambutannya antara lain mengakui bahwa menulis sejarah mengenai dimensi dan kedinamikaan politik di Kabupaten Sikka di antaranya melalui peluncuran buku merupakan hal yang aktual untuk segala zaman, termasuk Pemkab dan DPRD Sikka.
                Wabup berharap agar buku yang ditulis E.P da Gomez dan putranya Vicky da Gomez ini dapat memicu generasi muda di Kabupaten Sikka untuk berbuat yang sama, baik melalui tulisan atau pun bidang-bidang lainnya.
                “Tidak berlebihan jika Pemkab Sikka dan masyarakat Kabupaten Sikka mengapresiasi terbitnya buku ini.Diharapkan agar buku ini menjadi tonggak sejarah ingatan tentang perlunya menjaga memori kolektif sejarah sebagai salah satu bentuk imperatif melawan lupa akan entitas perjuangan menggapai nilai-nilai demokrasi sosial, demokrasi ekonomi politik yang ada di Nian Sikka tercinta,” kata Wabup.
                Rencananya Buku ini akan menjadi salah satu bacaan wajib bagi  SD,SLTP dan SLTA di Kabupaten Sikka.
                Hadir saat peluncuran buku ini, Wakil Bupati Sikka Paolus Nong Susar, Ketua DPRD Rafael Raga, Wakil Ketua DPRD F.Stef Say dan Donatus David, anggota DPRD, Sekretaris Dewan Yaku Ripa, Dosen STFK Ledalero Pater Otto Gusti SVD yang juga sebagai penulis kata pengantar buku, dan undangan lainnya.(djo)


Rabu, 26 November 2014

Keberhasilan Pemerintah Disepakati DPRD Dalam RPJMD

Yoseph Ansar Rera
Maumere, SATU SIKKA.- Ukuran keberhasilan kepemimpinan telah disepakati secara bersama antara Pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sikka yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), baik itu program dan indikator kinerja pemerintah daerah. Capaian indikator tersebut dievaluasi dan dihitung setiap tahunnya.

Demikian ini disampaikan Bupati Sikka Drs. Yoseph Ansar Rera, dalam Keterangan Pemerintah Atas Pemandangan Umum Fraksi – Fraksi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Sikka Terhadap Belanja Daerah Kabupaten Sikka Tahun 2015, di Ruang Sidang DPRD Kabupaten Sikka, Senin (24/11/2014) pagi.

Ini menanggapi pertanyaan Fraksi Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), apakah masyarakat telah merasakan dan menikmati keseluruhan manfaat buah dari program yang telah dilaksanakan oleh duet kepemimpinan Bupati Sikka Drs. Yoseph Ansar Rera dan Wakil Bupati Sikka Drs. Paolus Nong Susar ? Ini dipertanyakan PKPI dalam Pemandangan UmumnyaTerhadap Belanja Daerah Kabupaten Sikka Tahun 2015, Sabtu (22/11/2014). Padahal Duo Kepemimpinan Ansar Rera dan Nong Susar baru berjalan satu tahun lebih, untuk masa bhakti 2013-2018.

Kesuksesan seorang pemimpin tidak saja diukur dengan melihat apa yang sudah dibangun, namun hendaknya juga dilihat hal apa yang sudah dibuat untuk membangun dan mengubah pola pikir dan mempengaruhi serta memberi dorongan kepada masyarakat untuk melakukan gerakan perubahan perilaku, demi menyukseskan Terwujudnya Satu Sikka yang Mandiri dan Sejahterah.
  
Selain hal diatas, PKPI juga menyoroti pembangunan fasilitas di Pasar Bongkar (eks Pasar Perumnas), misalnya menempati lahan yang sangat strategis ditengah kota sebagai salah satu upaya arena promosi berbagai produk budaya Sikka diharapkan menarik minat wisatawan atau pengunjung. Namun dari tampilan bangunan yang ada, Fraksi PKPI merasa persimis. Terutama aspek bangunan yang terlihat tak memiliki nilai estetika yang beraroma pariwisata.

Menjawab ini, Pemerintah menyampaikan terima kasih bahwa dari aspek bangunan yang dikerjakan sesuai nomenklatur adalah Pusat Jajanan dan Pusat Cenderamata yang akan mempromosikan produk – produk hasil binaan kelompok pariwisata maupun kelompok binaan dari SKPD lain dengan melibatkan masyarakat dan dunia usaha.

“dari sisi estetika bahwa bangunan tersebut akan dilengkapi dengan lukisan tenun ikat Sikka pada dinding luar termasuk pada gapura pintu masuk dan panggung pertunjukkan” demikian Wakil Bupati Sikka Drs. Paolus Nong Susar menjelaskan menggantikan Bupati Sikka.


Terkait masalah mutasi yang diangkat Fraksi Partai Demokrat, yang mana mutasi yang dilakukan Bupati Sikka dianggap bernuansa balas jasa dan balas dendam. Hal senada juga diangkat Fraksi Nasional Demokrat dan Fraksi Partai Golongan Karya. Oleh Pemerintah dijelaskan bahwa mutasi PNS dilakukan berdasarkan kebutuhan PNS pada setiap SKPD dan dalam rangka pembinaan karier PNS. (djo)

Selasa, 25 November 2014

STATUS DARURAT PENGUNGSI ROKATENDA BERAKHIR 30 DESEMBER 2014

Maumere, SATU SIKKA, - Status darurat menuju ke pemulihan akan berakhir pada tanggal 30 Desember 2014 sesuai Keputusan Bupati Sikka Nomor 34.b/HK/2014 tanggal 06 Oktober 2014 Tentang Status Transisi Darurat ke Pemulihan Bencanan Erupsi Gunung Api Rokatenda di Kecamatan PaluE.

Demikian ini disampaikan Bupati Sikka Drs. Yoseph Ansar Rera, dalam Keterangan Pemerintah Atas Pemandangan Umum Fraksi – Fraksi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Sikka Terhadap Belanja Daerah Kabupaten Sikka Tahun 2015, di Ruang Sidang DPRD Kabupaten Sikka, Senin (24/11/2014) pagi.

Sebagai tanggapan Pemerintah terhadap permintaan Fraksi Partai Nasional Demokrat yang meminta Pemerintah untuk segera mengevaluasi keberadaan pengungsi dan status tanggap darurat agar segera diakhiri per 31 Desember 2014 demi efektivitas anggaran.

Selain Fraksi Partai Nasional Demokrat, Partai Golongan Karya juga menyarankan kepada pemerintah agar pengungsi yang berdomisili di Wilayah Kabupaten Ende agar segera berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Ende untuk memastikan status kependudukan para pengungsi.

Ansar Rera menjelaskan bahwa proses penanganan pengungsi di Kabupaten Ende, Pemerintah Kabupaten Sikka senantiasa saling berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Sikka. Termasuk koordinasi tentang status kependudukan para pengungsi.

“bahwa tanggal 26 November 2014 akan dilakukan pertemuan di Maurole antara Pemerintah Kabupaten Sikka dengan Pemerintah Kabupaten Ende bersama Pemerintah Pusat melalui BNPB, untuk menentukan status kependudukan pengungsi PaluE yang berdomisili di Wilayah Kabupaten Ende.” demikian Ansar Rera.


Terhadap saran Fraksi Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia, agar pemerintah segera mengevaluasi Status Zona Merah yang berkepanjangan dan berdampak luas pada tidak teralokasinya APBD untuk pembangunan fisik dan pelayanan publik di wilayah tersebut, Pemerintah melalui Ansar Rera menjelaskan bahwa status zona merah merupakan rekomendasi dari Pusat Vulkanologi dan Mitagasi Bencana Geologi (PVMBG), oleh karena itu yang dapat mencabut status tersebut hanyalah lembaga tesebut. (djo)

Senin, 25 Agustus 2014

35 ADPRD SIKKA DI LANTIK

Hakim Senior Pengadilan Negeri Maumere,
Gustav Bless Kupa, SH. Sedang mengambil Sumpah dan Janji
35 Anggota DPRD Sikka untuk Masa Bhakti 2014 – 2019.
Alok, Satu Sikka – Sebanyak 35 Anggota DPRD Sikka hasil Pemilihan Umum Legislatif, diambil sumpah dan dilantik di Aula Sidang DPRD Sikka, Senin (25/08/2014). Pelantikan ADPRD Sikka ini dilakukan dalam Sidang Istimewa Paripurna ke V Massa Sidang III Tahun 2014.
Ke 35 Anggota DPRD Kabupaten Sikka yang dilantik berdasarkan asal partai yakni
JADWAL KEGIATAN BUPATI DAN WAKIL BUPATI SIKKA : * Selasa (26 Januari 2016). Rapat Paripurna di Aula DPRD Kabupaten Sikka. Jam 09.00 WITA.** Rabu (27 Januari 2016) Hadiri Acara Pembukaan Lamun di Patisomba. Jam 09.00 WITA. .-jadwal sewaktu - waktu bisa berubah. Terima Kasih.