BUPATI DAN WAKIL BUPATI SIKKA

Bupati Sikka Drs. Yoseph Ansar Rera dan Wakil Bupati Sikka Drs. Paolus Nong Susar, Periode 2013-2018.

LOKASI RELOKASI

Bupati Sikka Drs. Yoseph Ansar Rera tampak bersantai diperumahan relokasi pengungsi GA Rokatenda di Koja Gete, Pulau Besar.

DIATAS KAPAL NELAYAN

Bupati Sikka Drs. Yoseph Ansar Rera dan Wakil Bupati Sikka saat berada diatas kapal nelayan.

AMBIL SUMPAH KEPALA DESA GELITING

Bupati Sikka Drs. Yoseph Ansar Rera saat mengambil sumpah Kepala Desa Geliting.

TATAP MUKA

Sekretaris Daerah Kab. Sikka dr. Valent Sili Tupen MKM saat tatapmuka dengan masyarakat di Waiblama.

PENDIDIKAN KARAKTER ANAK

Bupati Sikka Drs. Yosep Ansar Rera saat peluncuran buku Pendidikan Karakter Anak di Pante Koka.

PELATIHAN WIRAUSAHA

Wakil Bupati Sikka Drs. Paolus Nong Susar foto bersama sebagian peserta pelatihan wirausaha (berpakian adat Krowe).

PERESMIAN SEKBER WAIBLAMA

Sekretaris Daerah Kabupaten Sikka dr. Valent Sili Tupen MKM saat meresmikan Sekretaris Bersama (SEKBER) Kecamatan Waiblama.

PULAU PANGABATANG

Pulau Pangabatang, salah satu pulau di Kabupaten Sikka yang kini jadi sasaran kunjungan wisatawan.

SUNRISE

Sunrise atau matahari terbit diambil dari Pelabuhan Laurenz Say Maumere.

Tampilkan postingan dengan label KEAGAMAAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KEAGAMAAN. Tampilkan semua postingan

Senin, 24 November 2014

CIPTAKAN DAMAI ANTAR UMAT BERAGAMA

Yoseph Ansar Rera saat menyalami PesertaPembinaan Ta’mir, Imam mesjid 
dan Khotib se Kabupaten Sikka
Maumere, Satu Sikka - Menjalin kerukunan anatara umat beragama di Kabupaten sikka yang sudah dibangun selama ini bertujuan untuk membenteng persoalan atau masalah yang masuk dari luar sehingga dapat menciptakan situasi yang aman dan damai.

Hal ini di sampaikan Bupati Sikka Drs. Yoseph Ansar Rera yang di dampingi Ketua Mejelis Ulama Indonesia Cabang Sikka H. Abdul Rasid Wahab, BA. Pada Kegiatan Pembinaan Ta’mir, Imam mesjid dan Khotib se Kabupaten Sikka, di Aula Kampus Institut Keguruan Ilmu Pendidikan (IKIP) Muhammadya, Minggu, (23/11/2014).

Di akhir sambutan Ansar Rera berharap iman yang dimiliki oleh setiap individu dalam kehidupan bermasyarakat harus benar utuh dari dalam diri seorang sehingga dapat menghalau berbagai kemungkinan yang datang dari luar untuk memecah belah persatuan dan kesatuan. 

Sementara Ketua Mejelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sikka Abdul Rasid Wahab, BA mengatakan umat Islam sebagai umat beragama di Kabupaten Sikka diharapkan dapat mengembangkan bimbingan dan penyuluhan agama Islam yang dapat meningkatkan, pemahaman dan penghayatan dikalangan umatnya.

“Pemahaman keagamaan yang dalam arti luas akan melahirkan sikap persaudaraan dan sikap tolerasi. Metode dakwah dapat menangkal pemahaman keagamaan yang dangkal, sempit dan kaku. Dengan pemahaman demikian dapat membawa kepada sikap beragama yang radikal, menimbulkan perpecahan umat mudah terpengaruh dengan aliran sempalan yang sesat dan menyesatkan yang mempersulit kerja sama dengan yang lain” Ujar Wahab.

Oleh karena itu pembinaan Ta’mir imam mesjid dan Khotib lanjut Wahab sangatlah penting karena merekalah sebagai pelaku lapangan yang berada di garis paling depan. (djo/lorenz )  


Sabtu, 08 November 2014

PERGILAH, KAMU DIUTUS

Suasan Perayaan Ekaristi Memperingati HUT KORPRI ke 43
di Gereja St. Stevanus, Jl. Brai. Jumad (07/11/2014)
foto : john oriwis
Maumere, SATU SIKKA.- Kepercayaan yang diberikan kepadamu, hendaklah kamu menjaganya dengan baik. Agar kepercayaan yang diberikan kepadamu itu dapat diperpanjang. Untuk itu, bekerjalah dengan jujur dan penuh tanggung jawab. Bekerjalah sesuai dengan apa yang telah tertulis dalam aturan hukum. Berbuatlah demikian, karena itu jugalah yang Tuhan kehendaki. Pergilah, kamu diutus.
                Demikian kata penutup Pastor Paroki St. Thomas Morus Maumere, Laurensius Nou,Pr. usai memimpin Perayaan Ekaristi Pembinaan Rohani Jumad Pertama dalam bulan sekaligus sebagai bagian rangkaian acara Memperingati HUT Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) ke 43 Tahun 2014. Ekaristi ini dilakukan di Gereja Stasi St. Stevanus, Jl. Brai, Maumere.  Jumad (07/11/2014) pagi.
                Sebelumnya, Pater Willy Gaut,SVD. Dalam khotbanya mengingatkan para PNS, supaya tidak menyalahgunakan jabatan, sebab dengan berbuat demikian tentunya akan merusak diri kita sendiri dan juga orang lain.        
                Sebagai manusia, kita punya kecenderungan untuk hanya melihat dan mengakui hal – hal positif dalam diri kita. Tetapi cukup enggan untuk berani mengakui hal – hal negatif, namun yang terjadi adalah ada keengganan untuk mempertanggungjawabkannya. “Cuci tangan”.
                “ terhadap keberhasilan, kita cenderung membesar – besarkan cerita dan mudah mengklain bahwa itu adalah usaha kita sendiri. Akan tetapi jika ada kegagalan, kita gampang “cuci tangan” dan begitu mudah melempar kesalahan kepada orang lain. Atau minimal kita atur skenario, agar tidak hanya kita tetapi juga orang lain terjebak dalam kegagalan itu ” demikian Willy Gaut, SVD.
                Sikap seperti ini tentunya bertujuan, pertama untuk memperlihatkan kepada orang lain bahwa kita baik. Kita hebat. Kedua ia mau memasukan yang lain kedalam pelanggaran hukum yang telah ia perbuat.
                PNS itu abdi negara dan pelayan masyarakat, jika kita bersungguh dan sadar diri dengan membiarkan hidup kita dijiwai dan digerakan oleh daya prinsip yang baik dan benar, maka kita pasti dapat mengabdikan diri secara tulus pada tugas kita.  Kiranya Panca Prasatya Korpri mampu membimbing kita dalam melayani masyarakat
                Kita sedang hidup dalam sebuah dunia yang ditandai oleh imperium keburukan dan kejahatan. Sedang ada pembalikan nilai – nilai orientasi hidup.
Ditengah arus kejahatan dan keburukan yang ada, kita hendaknya tetap memilih jalan kecil, jalan kebenaran dan kebaikan.
                “ tanpa ini, kita akan turut terhanyut dalam arus dunia yang sedang digempur oleh pembalikan, pengaburan dan manipulasi nilai – nilai yang menjadi patokan kehidupan “ tambah Willy Gaut, SVD.
                Mengakhiri renungan, barangkali dimensi kemartiran perlu kita segarkan kembali, agar kita tetap dalam melayani dengan sungguh dan tulus pada kepentingan bangsa dan negara. Dan tetap setia menjadi terang dan garam yang memberi rasa dalam kehidupan masyarakat.

                Hadir pada Perayaan tersebut, Wakil Bupati Sikka Drs. Paolus Nong Susar bersama Ibu Yovita Anggelina Nong Susar, Sekretaris Daerah Kabupaten Sikka, dr. Valentinus Silli Tupen,MKM. Para Asisten, Staf Ahli, Kepala SKPD dan Jajaran PNS Lingkup Pemerintah Kabupaten Sikka serta umat sekitar. (djo)
JADWAL KEGIATAN BUPATI DAN WAKIL BUPATI SIKKA : * Selasa (26 Januari 2016). Rapat Paripurna di Aula DPRD Kabupaten Sikka. Jam 09.00 WITA.** Rabu (27 Januari 2016) Hadiri Acara Pembukaan Lamun di Patisomba. Jam 09.00 WITA. .-jadwal sewaktu - waktu bisa berubah. Terima Kasih.