Sabtu, 23 Agustus 2014

JAVARA SIAP PRODUKSI MENTE SIKKA JADI SNACK

Bupati Sikka, Drs. Yoseph Ansar Rera, melihat contoh
hasil produski dari mente dan mendengarkan penjelasan
dari pihak Javara Indigenous Indonesia dan Yayasan Sahabat Cipta
Dua lembaga yang bergerak dibidang produksi pangan ringan, Javara Indigenous Indonesia dan Yayasan Sahabat Cipta siap melakukan produksi mente Sikka jadi makanan ringan (snack) siap import ke luar negeri. Dan akan membangun tempat pengolahannya di Sikka.
            Demikian ini disampaikan Direktris Javara, Helianti Hilman, di Aula Bappeda Sikka, Sabtu (23/08/2014) saat mempresentasekan keunggulan produk lokal dalam rangkaian kegiatan Bisnis Meeting Untuk Menjajaki Sektor Unggulan di Kabupaten Sikka.
            Lebih jauh Helianti menjelaskan yang menjadi produk unggulan di Kabupaten Sikka yang siap di olah adalah mente, kakao dan kelapa.
            “ tiga produk unggulan di Sikka yang berpeluang untuk diproduksi adalah mente, kakao dan kelapa. Yang bisa diproduksi jadi makanan ringan, sesuai kebutuhan masyarakat, baik dalam negeri maupun luar negeri antara lain Eropa, Amerika, Jepang dan Korea. Ketiga produk tersebut siap diolah jadi snack juga salad, sargon dan gula semut.” Urai Helianti.

            Kedatangan Javara dan Sahabat Cipta adalah untuk semaksimal mungkin mengolah produk lokal yang ada. Selain ingin meningkatkan perekonomian masyarakat petani mente, kakao dan kelapa juga ingin memperkenalkan produk lokal ke luar daerah. Saat ini Javara memproduksi pangan lokal sebanyak 540 jenis prodak. 130 diantaranya sudah tersertifikasi dan 90 persen diantaranya diekspor keluar, antara lain ke Amerika, Jepang dan Eropa.
            Bupati Sikka, Drs. Yoseph Ansar Rera, dalam sambutan mengatakan tujuan kedua lembaga ini sesuai dengan rencana dan program kerja Pemerintah Kabupaten Sikka Lima Tahun kedepan, yang mana ingin mengembangkan produk unggulan di Kabupaten Sikka.
            “ tujuan dua lembaga ini, tentunya menjadi pendukung rencana pemerintah lima tahun kedepan. Yang mana pemerintah juga berencana mengembangkan produk unggulan di Kabupaten Sikka” jelas Ansar Rera.
            Menanggapi ini, Pemerintah Kabupaten Sikka akan membentuk tim khusus yang nantinya akan menangani masalah peningkatan produk unggulan yang ada.
            Disesi diskusi Perwakilan Dinas Pertanian Sikka, Viator Nong, mengharapkan adanya kepastian harga sehingga mampu menggairahkan masyarakat untuk mempersiapkan produk yang dibutuhkan.
Menanggapi ini, Helianti menjelaskan akan duduk bersama masyarakat menentukan harga. Dan petani harus berkomitmen untuk menjual produk yang dibutuhkan sesuai harga yang telah disepakati bersama.
“ masalah harga jual beli, kami akan duduk bersama petani untuk menentukan harga. Sebaba pengalaman kami dibeberapa tempat, petani mendadak menaikan harga sehingga proses produksi menjadi terhambat. Saya juga meminta agar petani bekerja sesuai SOP (standar operasiona produksi) dengan tujuan mutu hasil produksi bisa dijaga dengan baik” jelas Helianti.

Hadir pada kesempatan tersebut, Pelaku Bisnis, Perwakilan Kodit Pintu Air, Kepala dan Utusan SKPD serta undangan lain. ***

0 komentar:

Posting Komentar

JADWAL KEGIATAN BUPATI DAN WAKIL BUPATI SIKKA : * Selasa (26 Januari 2016). Rapat Paripurna di Aula DPRD Kabupaten Sikka. Jam 09.00 WITA.** Rabu (27 Januari 2016) Hadiri Acara Pembukaan Lamun di Patisomba. Jam 09.00 WITA. .-jadwal sewaktu - waktu bisa berubah. Terima Kasih.